Kopi Untuk Anak Negeri Part 1



Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Kopi merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara. Dua varietas pohon kopi yang dikenal secara umum yaitu Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Kopi Arabika (Coffea arabica), perlu para pembaca ketahui bahwa kopi Arabika dan kopi robusta merupakan dua jenis biji kopi yang menjadi cikal dari beberapa jenis kopi, seperti cappucino, espresso, macchiato dan sebagainya. Jika sudah diolah, kedua biji kopi ini akan sedikit sulit untuk dibedakan. Pemrosesan kopi sebelum dapat diminum melalui proses panjang yaitu dari pemanenan biji kopi yang telah matang baik dengan cara mesin maupun dengan tangan kemudian dilakukan pemrosesan biji kopi dan pengeringan sebelum menjadi kopi gelondong. Proses selanjutnya yaitu penyangraian dengan tingkat derajat yang bervariasi. Setelah penyangraian biji kopi digiling atau dihaluskan menjadi bubuk kopi sebelum kopi dapat diminum.

Perbedaan tentang kopi Robusta dengan kopi Arabika adalah :
1.      Jika dilihat dari bentuk bijinya, arabika dan robusta memiliki perbedaan yang dapat dipahami dengan mudah. Jika arabika memiliki bentuk biji yang lonjong, gepeng dan agak memanjang, maka robusta sebaliknya. Robusta memiliki biji yang berbentuk bulat penuh.
2.      Perbedaan kopi arabika dan robusta yang selanjutnya adalah kandungan kafeinnya. Arabika memiliki kandungan kafein yang lebih kecil. Kandungan tersebut berkisar antara 0,8% – 1,4%. Berbeda dengan arabika, robusta memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi. Kandungan tersebut sekitr 1,7% – 4,0%.
3.      Daerah tempat tumbuh arabika dan robusta juga berbeda. Arabika tumbuh di dataran kurang lebih 700 meter diatas permukaan laut. Sedangkan robusta tumbuh di dataran 300-700 meter diatas permukaan laut.
4.      Perbedaan kopi arabika dan robusta sangat mudah dikenali jika Anda melihat pohonnya. Pohon kopi arabika dapat tumbuh mencapai 3 meter. Sedangkan pohon kopi robust hanya dapat tumbuh sekitar 1 – 2 meter saja.
5.      Harga kopi arabika lebih mahal jika dibandingkan dengan biji kopi robusta. Hal ini disebabkan oleh perawatan yang harus ektra karena pohon kopi arabika rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Sebaliknya, robusta yang memiliki ketahanan dari serangan hama dan penyakit, memiliki harga yang lebih murah.
6.      Arabika menguasai 60% pasar kopi dunia. Hal ini disebabkan oleh arabika memiliki karakter rasa yang kaya akan aroma dan rasa yang kuat, sehingga membuatnya dapat menguasai pasar dunia. Robusta menguasai 40% pasar kopi dunia. Hal ini disebabkan oleh rasa biji kopi robusta yang lebih pahit, sehingga membuatnya lebih digunakan sebagai bahan dasar espresso atau blend.
7.      Arabika memiliki karakter rasa dan aroma yang kuat, karena itu arabika lebih cocok disajikan sebagai single kopi origin. Sehingga penikmat kopi dapat merasakan rasa asli dari kopi arabika. Sedangkan Robusta memiliki karakter rasa yang cenderung pahit. Maka dari itu, robusta lebih cocok disajikan sebagai bahan dasar espresso atau blend. Dengan begitu, rasa pahit yang terkandung di dalamnya dapat sedikit berkurang setelah ditambah creamer.

Setelah mengetahui beberapa perbedaan kopi arabika dan robusta di atas, maka sekarang kamu bisa memilih kopi mana yang akan kamu pesan saat kamu mengunjungi coffee shop. Arabika dan robusta sama-sama memiliki rasa khasnya masing-masing. Tergantung mana yang menjadi favoritmu. Tidak perlu bertanya ke waiter lagi. Cukup pesan, foto, upload, nikmati kopimu dan Have a great coffee story!

Komentar

Postingan Populer